AJI Gelar Google News Lab Training bagi Jurnalis

Jurnalis dari berbagai platform media di Jakarta saat mengikuti pelatihan Google News Lab Training Journalist


Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bekerjasama dengan Google News Lab dan Internews menggelar training bertajuk "Google News Lab Training Journalist" di Jakarta, Sabtu-Minggu, 10-11 Februari 2018. Bertempat di Ke:Kini Ruang Bersama, Cikini, pelatihan ini diikuti oleh 15 jurnalis dari berbagai media yang memiliki wilayah kerja di Jakarta.

 
Selama dua hari pelatihan, peserta diasah kemampuannya untuk memanfaatkan sejumlah tools di internet guna melakukan verifikasi online atas beragam indormasi yang tidak jelas kebenarannya yang banyak beredar di dunia maya (false news, fake news, hoax).
 
Dandhy Koswaraputra, jurnalis dari Anadolu Agency yang menjadi salah satu trainer pada pelatihan tersebut menjelaskan, informasi yang didapatkan dari pelatihan ini bisa digunakan untuk para jurnalis dalam mengambil keputusan yang lebih baik.
 
"Informasi yang terkelola itu harus menjadi bagian dari kerja jurnalistik. Jadi di situlah, AJI bersama dengan Google News Lab dan Internews mencoba mencari titik pertemuan antara teknologi yang mereka punya dengan jurnalistik."
 
Selain itu, para peserta juga belajar beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta beragam tools yang bisa digunakan untuk melakukan investigasi secara online
 
Sekertaris Jendral AJI, Revolusi Riza, menambahkan, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para jurnalis kedepannya bisa mengkurasi informasi yang diterima dengan lebih baik. Selain itu, agar para jurnalis bisa lebih sadar akan proteksi keamanan diri sendiri dala setiap menjalankan kerja-kerja jurnalistiknya.
 
Pelatihan Google News Lab Training Journalist sendiri rencananya akan diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Dengan harapan bisa berbagi praktik terbaik dan membangun kapasitas di kalangan jurnalis untuk melakukan verifikasi online terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.