AJI Gelar Lokakarya Penyakit Zoonosis di Bogor

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengadakan lokakarya jurnalis bertajuk “Protecting Lives and Livelihood” di Bogor tanggal 6-8 Maret 2018. Kegiatan ini merupakan program kerjasama dengan FAO, Kementerian Pertanian, dan USAID, untuk mendorong jurnalis untuk mengenal lebih jauh lagi mengenai bagaimana infeksi yang ditularkan antara hewan ke manusia atau sebaliknya, wabah penyakit menular seperti flu burung, rabies, virus H5N1, dan bagaimana produksi ternak yang baik dalam mendukung keamanan pangan di Indonesia.  

 

Sekretaris Jenderal AJI, Revolusi Riza saat pembukaan kegiatan mengatakan, melalui program ini AJI berharap jurnalis memiliki pemahaman tentang bagaimana perlindungan diri dan faktor lain menyangkut penyakit menular dari hewan, sehingga pemberitaan lebih akurat.

 

“Di Indonesia penyakit seperti Rabies, flu burung, Antraks, dll sudah banyak muncul namun pemberitaanya belum banyak. Bahkan saat flu burung menjadi wabah seperti beberapa waktu lalu, tidak ada pemahaman mengenai bagaimana kemanan diri saat meliput atau berinteraksi dengan unggas.” tambah Revo.

 

Pada kegiatan yang sama, Farida C Zenal dari FAO juga menyampaikan, bahwa beberapa pendekatan dan kebijakan mengenai penanggulangan zoonosis dan EIDs belum banyak diketahui jurnalis. Jurnalis dapat membantu menyebarkan informasi yang baik mengenai upaya FAO maupun Kementerian Pertanian dalam menanggulangi zoonosis dan mengoptimalkan kesehatan ternak demi mendukung keamanan pangan, karena jurnalis memiliki kemampuan menyampaikan kembali hal ini menjadi lebih mudah dimengerti publik.

 

Sebanyak 25 jurnalis dari berbagai platform media akan bertemu dan berdiskusi dengan pakar-pakar di dunia kesehatan peternakan, kunjungan ke lapangan, serta pengembangan jurnalistik. Peserta juga didampingi oleh dua trainer, Harry Surjadi dan Sunudyantoro untuk mengembangkan liputan peserta mengenai isu ini.

 

Setelah dilatih dalam lokakarya ini, akan dipilih 10 peserta untuk membuat liputan berdasarkan proposal yang diajukan setelah kegiatan. Hadiah utama untuk tiga pemenang adalah mengikuti One Health Congress di Kanada pada bulan Juni mendatang.